Daftar Isi
Realita.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo terus mematangkan langkah strategis untuk menghidupkan kembali salah satu aset daerah kebanggaan mereka, yakni Hotel Ganesha. Melalui langkah ini, Pemkab secara resmi tengah Cari Investor dan Operator Hotel Ganesha Ditarget Running Akhir 2026. Upaya tersebut diwujudkan dengan pembentukan panitia khusus yang bertugas memilih serta menetapkan mitra kerja sama untuk pengelolaan hotel berbintang tiga tersebut.
Kepastian ini tertuang dalam Keputusan Bupati Purworejo Nomor 100.3.3.2/334/2026 tentang Pembentukan Panitia Pemilihan dan Penetapan Mitra Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Daerah berupa bangunan Hotel Ganesha beserta seluruh fasilitasnya. Langkah ini menandakan keseriusan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan aset yang selama ini belum beroperasi secara penuh.
Skema Kerja Sama Pemanfaatan (KSP)
Ketua Panitia Pemilihan Mitra Kerja Sama Pemanfaatan Hotel Ganesha, Sutijoso Brahmanto, menjelaskan bahwa skema yang ditawarkan kepada calon mitra berbentuk Kerja Sama Pemanfaatan (KSP). Dalam skema ini, investor terpilih nantinya tidak hanya berperan sebagai penyandang dana, tetapi juga sebagai operator yang mengelola operasional hotel secara profesional.
“Panitia yang ditunjuk bupati saat ini tengah mempersiapkan seluruh tahapan pemilihan mitra, mulai dari penjajakan pasar hingga penyusunan dokumen pemilihan. Kami telah melakukan berbagai persiapan untuk Cari Investor dan Operator Hotel Ganesha Ditarget Running Akhir 2026,” kata Brahmanto dalam keterangannya, Minggu (4/10/2026).
Ia menambahkan bahwa tahapan awal yang dilakukan adalah penjajakan pasar dan pengumuman resmi melalui kanal website pemerintah daerah. Pengumuman lengkap dapat diakses melalui laman resmi BPKAD Purworejo dan portal utama Pemkab Purworejo. Langkah ini bertujuan untuk mengukur minat sekaligus memperkenalkan potensi investasi Hotel Ganesha kepada para pelaku usaha perhotelan.
Kondisi Fisik Bangunan Capai 90 Persen
Dari sisi pembangunan fisik, Brahmanto mengungkapkan bahwa Hotel Ganesha telah mencapai progres sekitar 90 persen. Namun, bangunan tersebut belum dapat dioperasikan sepenuhnya karena lantai empat dan lima masih berupa ruang kosong yang belum difungsikan. Kondisi inilah yang menjadi salah satu alasan utama pemerintah memilih skema kerja sama dengan investor.
Dengan skema KSP, penyelesaian pembangunan sekaligus operasional hotel dapat dilakukan secara profesional. Investor yang terpilih nantinya tidak hanya bertugas mengelola hotel, tetapi juga melakukan investasi lanjutan agar seluruh fasilitas dapat dimanfaatkan secara optimal. Hal ini sejalan dengan target pemerintah yang ingin melihat Hotel Ganesha beroperasi pada akhir tahun ini.
“Kami akan mengumumkan secara online dengan calon investor untuk melihat potensi mereka berinvestasi di Hotel Ganesha. Setelah itu kami menyusun dokumen pemilihan sebagai acuan pelaksanaan seleksi mitra,” ujarnya.
Persyaratan Ketat bagi Calon Investor
Dalam proses Cari Investor dan Operator Hotel Ganesha Ditarget Running Akhir 2026, Pemkab Purworejo menetapkan sejumlah persyaratan ketat bagi calon mitra. Beberapa syarat utama tersebut antara lain:
- Berbentuk badan hukum yang memenuhi seluruh persyaratan administrasi.
- Memiliki pengalaman mengelola hotel berbintang.
- Kondisi keuangan yang sehat dengan laporan keuangan positif.
- Memiliki jaringan bisnis yang luas di industri perhotelan.
- Memiliki sumber daya manusia yang kompeten dan manajemen profesional.
- Berpengalaman bekerja sama dengan pemerintah maupun sektor swasta.
“Kami membutuhkan investor yang memiliki track record bagus, cash flow yang sehat, manajemen profesional, serta memiliki jejaring hotel yang luas sehingga mampu mengembangkan Hotel Ganesha,” tegas Brahmanto.
Kriteria tersebut dinilai krusial mengingat Hotel Ganesha memiliki fasilitas yang cukup lengkap, termasuk kolam renang, yang menuntut standar pengelolaan kelas atas. Dengan demikian, mitra yang terpilih diharapkan mampu menjaga kualitas layanan dan meningkatkan daya saing hotel di wilayah Purworejo dan sekitarnya.
Dampak Ekonomi dan Pariwisata
Keberadaan Hotel Ganesha yang beroperasi secara optimal diyakini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. Selain menambah pendapatan asli daerah (PAD), hotel ini juga berpotensi menyerap tenaga kerja lokal serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan UMKM di Purworejo.
Proses Cari Investor dan Operator Hotel Ganesha Ditarget Running Akhir 2026 menjadi momentum penting bagi Pemkab Purworejo untuk menunjukkan komitmennya dalam mengelola aset daerah secara transparan dan profesional. Masyarakat pun berharap agar hotel kebanggaan mereka dapat segera beroperasi dan menjadi ikon baru bagi wilayah tersebut.
Dengan berbagai tahapan yang telah disiapkan, pemerintah optimistis target operasional pada akhir 2026 dapat tercapai. Kini, bola panas berada di tangan para calon investor yang berminat untuk menjadi bagian dari sejarah kebangkitan Hotel Ganesha Purworejo.







