Realita.ID – Di tengah terik matahari dan dampak musim kemarau panjang, TNI-Polri dan warga Semarang melangsungkan Salat Istisqa di Halaman Kodim 0733 Semarang pada Senin, 31 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan upaya bersama untuk memohon turunnya hujan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
Salat Istisqa, yang dipimpin oleh Imam Abdul Faiq Fathoni, berlangsung khusyuk dari pukul 09.30 hingga 10.00 WIB. Kegiatan ini dihadiri oleh Danramil Semarang Tengah Mayor Inf. Sugiharto, Kapolsek Semarang Tengah Kompol Sugito, serta jajaran personel dari Kodim 0733 dan Polsek Semarang Tengah. Momen ibadah ini tidak hanya menjadi ajang untuk berdoa, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI-Polri dengan masyarakat.
Dalam tausiyah yang disampaikan, jemaah diajak untuk melakukan introspeksi diri dan mendekatkan diri kepada Tuhan. Kompol Sugito menyatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ritual, tetapi merupakan ikhtiar spiritual yang menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.
“Kegiatan ini adalah wujud ikhtiar spiritual sekaligus momen untuk meningkatkan rasa syukur dan kepedulian kita terhadap sesama,” ungkap Sugito. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara TNI, Polri, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem yang kerap melanda Kota Semarang.
Fenomena kemarau panjang yang terjadi di wilayah Jawa Tengah telah menyebabkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Dengan adanya Salat Istisqa ini, diharapkan doa dan harapan masyarakat dapat terjawab, dan hujan yang merata bisa segera turun. Kegiatan ini menjadi simbol harapan dan kepedulian bersama dalam menghadapi situasi sulit.
Selama ini, Kota Semarang telah menghadapi berbagai tantangan terkait perubahan iklim, dan upaya kolaboratif ini menunjukkan bahwa masyarakat tidak sendirian dalam menghadapi masalah tersebut. Kegiatan keagamaan seperti ini diharapkan dapat menginspirasi daerah lain untuk melakukan hal serupa, sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap lingkungan.
Partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat dalam Salat Istisqa juga menegaskan pentingnya kerjasama lintas sektoral dalam menangani isu-isu lingkungan. TNI-Polri dan warga Semarang menunjukkan bahwa dengan bersatu, mereka dapat menghadapi tantangan dengan lebih baik.
Dengan semangat persatuan dan doa bersama, diharapkan hujan yang dinantikan dapat segera turun, membawa berkah dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Semarang. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana untuk memohon hujan, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian antarwarga.

