Realita.ID – RSC Anderlecht berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas KV Kortrijk dalam pertandingan yang berlangsung di Lotto Park. Meski kemenangan ini penting untuk mengangkat moral tim, performa yang kurang meyakinkan membuat sebagian penonton memberikan reaksi negatif. Dalam duel yang dipenuhi tekanan, Danylo Sikan menjadi pahlawan dengan mencetak satu-satunya gol yang menentukan.
Pertandingan diawali dengan dominasi Anderlecht yang langsung menekan pertahanan Kortrijk. Sikan, yang menjadi sorotan, memiliki peluang emas di awal laga, namun tendangannya berhasil dihalau oleh kiper Ilic. Meskipun Anderlecht menguasai bola, mereka kesulitan untuk menciptakan peluang nyata, mirip dengan performa mereka pada laga sebelumnya melawan RAAL La Louvière dan SK Beveren.
Kortrijk, yang sebelumnya belum meraih satu pun poin di musim ini, berusaha keluar dari tekanan. Namun, mereka tidak mampu memberikan ancaman berarti ke gawang Anderlecht. Pada menit akhir babak pertama, Sikan berhasil memanfaatkan kesalahan Kortrijk dan mencetak gol setelah menerima umpan dari Maamar.
Setelah jeda, meski Anderlecht tetap menguasai permainan, mereka tidak mampu menggandakan keunggulan. Peluang demi peluang terbuang sia-sia, termasuk usaha dari Ojea yang gagal mengeksekusi dengan baik. Kortrijk sempat hampir menyamakan kedudukan, ketika Koyalipou mengenai tiang gawang, namun mereka tidak mampu memanfaatkan kesempatan tersebut.
Pelatih Vitor Bruno mengakui bahwa meski timnya telah meraih kemenangan, performa yang ditampilkan masih jauh dari harapan. Ia menekankan pentingnya kesabaran dalam proses pembangunan tim, mengingat mereka telah mendatangkan sepuluh pemain baru. “Kami tidak bisa selalu menang dengan skor besar, dalam sepak bola saat ini, hal itu sangat sulit dilakukan,” ujarnya dalam konferensi pers setelah pertandingan.
Bruno juga mengkritik jadwal pertandingan yang padat, yang membuat timnya sulit untuk beristirahat dan mempersiapkan diri dengan baik. “Kami bermain dengan senjata yang tidak seimbang. Ini adalah keempat atau kelima kalinya kami melawan tim yang memiliki satu minggu persiapan,” tambahnya, menunjuk pada ketidakadilan dalam kondisi persiapan tim.
Dengan kemenangan ini, Anderlecht kini mengoleksi enam poin dari empat pertandingan, sementara Kortrijk masih terjebak di posisi bawah klasemen tanpa satu poin pun. Kemenangan ini menjadi modal positif bagi Anderlecht menjelang laga berikutnya melawan KRC Genk, di mana mereka diharapkan bisa tampil lebih meyakinkan.

