Realita.ID – PT PLN (Persero) ULP Semarang Timur melakukan pemadaman listrik selama enam jam pada Kamis, 3 September 2026, di kawasan Semarang Timur. Pemadaman ini dilakukan sebagai bagian dari pemeliharaan jaringan berkala yang dimulai pada pukul 10.00 WIB dan diperkirakan akan berakhir pada pukul 16.00 WIB.
Proses pemeliharaan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas keandalan jaringan listrik dan memastikan kelancaran pasokan listrik bagi para pelanggan di wilayah tersebut. Dalam pengumuman resminya, manajemen PLN ULP Semarang Timur menyatakan bahwa pemadaman sementara ini diperlukan untuk menjaga keselamatan petugas teknis yang melakukan pekerjaan di lapangan.
Wilayah yang terdampak oleh pemadaman ini cukup luas, mencakup kawasan industri, pusat perbelanjaan, serta beberapa area pemukiman. Di antara lokasi yang mengalami pemadaman adalah:
- Jalan Kaligawe Raya
- Kawasan Industri Pangkalan Truk
- Pasar Genuk
- Jalan Woltermongonsidi
- Jalan Gebang Anom
- Jalan Widuri
- Jalan Genuksari
- Jalan Ratan Cilik
- Jalan Banjardowo Raya
- Jalan Karangroto
- Perum Mutiara Hati
- Jalan Menangeng
- Jalan Senori
- Jalan Ki Dalem
- Jalan Kramat
- Jalan Kalisari
- Jalan Dukuhann
- Jalan Dempel
- Jalan KH Zainudin
- Jalan Kauman
- Jalan Langgar Depok
- Jalan Krajansari
- Jalan Bitaran
- Jalan Kledung
- Jalan Putat Permai
- Jalan Sentono
- Jalan Makam Ibrahim Fatah
- Jalan Karang Tengah
- Jalan Tanggul Rejo
Pihak PLN meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pemadaman ini dan berkomitmen untuk menyelesaikan pekerjaan secepat mungkin. Mereka menekankan pentingnya pemeliharaan jaringan sebagai langkah preventif untuk menjaga kualitas layanan dan keandalan suplai listrik di masa mendatang.
Dengan adanya pemeliharaan ini, diharapkan kualitas pelayanan listrik kepada masyarakat di Semarang Timur dapat lebih baik. Masyarakat diimbau untuk bersabar dan memahami bahwa pemadaman ini adalah bagian dari upaya PLN untuk meningkatkan infrastruktur kelistrikan.
Baca juga: Keluhan Penumpang Trans Semarang: Fasilitas Buruk dan Perlunya Pengawasan Independen

