Peristiwa

Pohon Raksasa Tumbang di Antara Stasiun Pancasila dan UI, Perjalanan KRL ke Bogor Sempat Kacau Balau

Pohon Raksasa Tumbang di Antara Stasiun Pancasila dan UI, Perjalanan KRL ke Bogor Sempat Kacau Balau
Pohon Raksasa Tumbang di Antara Stasiun Pancasila dan UI, Perjalanan KRL ke Bogor Sempat Kacau Balau

Realita.ID – Insiden pohon tumbang di antara Stasiun Pancasila dan UI, KRL ke Bogor terganggu [titlebase] menjadi peristiwa yang menyita perhatian para pengguna commuter line pada Rabu, 30 September 2026 siang. Sebuah pohon berukuran raksasa dengan diameter mencapai sekitar 200 sentimeter tumbang dan menimpa jaringan Listrik Aliran Atas (LAA) di lintas Pasar Minggu menuju Universitas Indonesia (UI). Akibatnya, pasokan daya listrik terganggu dan perjalanan kereta sempat dibatasi hanya menggunakan satu jalur, memicu keterlambatan, pemendekan rute, hingga pembatalan sejumlah perjalanan.

Informasi awal mengenai gangguan ini disampaikan melalui akun resmi KAI Commuter sekitar pukul 14.37 WIB. Dalam pengumuman tersebut, pihak operator menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line Bogor sehubungan dengan adanya pohon tumbang di antara Stasiun Universitas Indonesia dan Pasar Minggu yang sedang dalam penanganan petugas. Pengguna juga diimbau untuk mengikuti arahan petugas di stasiun maupun di dalam rangkaian kereta selama proses evakuasi berlangsung.

Evakuasi dan Penyesuaian Pola Operasi

Petugas gabungan dari KAI Commuter, instansi terkait Kota Depok, serta tim pertamanan langsung dikerahkan ke lokasi. Soleh, petugas Suku Dinas Pertamanan Jakarta Selatan, mengungkapkan bahwa timnya meluncur ke lokasi sesaat setelah menerima laporan sekitar pukul 15.00 WIB. Pemotongan dahan dan batang pohon memerlukan waktu sekitar satu jam, dengan prioritas utama agar perlintasan kereta api dapat kembali dilalui.

Proses evakuasi sempat menemui hambatan teknis karena ukuran batang pohon yang sangat besar melintang di sekitar rel. Sembari evakuasi berlangsung, tim teknis KAI Commuter bekerja cepat memulihkan jaringan kelistrikan jalur rel. Selama penanganan, KAI Commuter melakukan sejumlah penyesuaian pola operasi, antara lain:

  • KA 1302 relasi Jakarta Kota–Bogor hanya melayani perjalanan hingga Stasiun Pasar Minggu dan kembali sebagai KA 1345 relasi Pasar Minggu–Jakarta Kota.
  • KA 1030 relasi Manggarai–Bogor hanya beroperasi hingga Stasiun Pasar Minggu dan kembali sebagai KA 1351 menuju Jakarta Kota.
  • KA 1324 relasi Manggarai–Bogor dibatalkan perjalanannya.
  • KA 1383 relasi Bogor–Jakarta Kota hanya melayani perjalanan dari Manggarai menuju Jakarta Kota.

Sejumlah penumpang mengaku terdampak cukup signifikan. Della, seorang penumpang Red Line yang berangkat dari Stasiun Manggarai, mengaku terjebak hingga 40 menit. Setiap kali kereta berhenti di stasiun, ia harus menunggu 10 hingga 15 menit karena menunggu kereta lain bergantian jalur. Penumpang lain, Dea Puspa, menyebut penumpang menumpuk di setiap stasiun imbas insiden pohon tumbang di antara Stasiun Pancasila dan UI, KRL ke Bogor terganggu [titlebase]. Ia sempat tertahan setengah jam di Stasiun Tebet dengan situasi peron yang sangat padat.

Setelah tertahan cukup lama, perjalanan KRL berangsur normal. Namun saat memasuki Stasiun UI, kereta masih melaju lambat karena terlihat tumpukan kayu pohon yang telah digergaji serta kabel listrik yang menjuntai. Sekitar pukul 15.50 WIB, KAI Commuter mengumumkan bahwa proses evakuasi pohon tumbang telah selesai dan kedua jalur di lokasi kembali dapat dilayani. Operator menyatakan sedang melakukan proses penguraian kepadatan penumpang di lintas Bogor.

Dampak dan Antisipasi ke Depan

Insiden pohon tumbang di antara Stasiun Pancasila dan UI, KRL ke Bogor terganggu [titlebase] ini menjadi pengingat akan pentingnya pemeliharaan rutin terhadap pohon-pohon besar di sekitar jalur kereta, terutama pada musim dengan cuaca ekstrem. Gangguan pasokan listrik akibat dahan menimpa jaringan LAA menunjukkan bahwa risiko ini tidak hanya berdampak pada keselamatan, tetapi juga pada ketepatan waktu layanan publik yang digunakan ribuan penumpang setiap harinya.

KAI Commuter terus mengimbau pengguna untuk senantiasa memantau pembaruan informasi melalui kanal resmi dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Meski perjalanan telah kembali normal, penumpang diharapkan tetap mengantisipasi kemungkinan kepadatan susulan pada jam-jam sibuk setelah insiden pohon tumbang di antara Stasiun Pancasila dan UI, KRL ke Bogor terganggu [titlebase].

Secara keseluruhan, respons cepat petugas gabungan patut diapresiasi karena mampu memulihkan layanan dalam waktu sekitar satu setengah jam. Namun, peristiwa ini sekaligus menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap vegetasi di sepanjang jalur, termasuk pemangkasan berkala dan pemetaan pohon berisiko tinggi. Dengan begitu, gangguan serupa dapat diminimalkan dan kenyamanan pengguna commuter line tetap terjaga di masa mendatang.

Mungkin Anda Suka