Peristiwa

Termasuk TPA Jatibarang 864 Kejadian Kebakaran Landa Jateng Sepanjang 2026, Api Belum Padam

Termasuk TPA Jatibarang 864 Kejadian Kebakaran Landa Jateng Sepanjang 2026, Api Belum Padam
Termasuk TPA Jatibarang 864 Kejadian Kebakaran Landa Jateng Sepanjang 2026, Api Belum Padam

Realita.ID – Kebakaran besar masih melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang, Kota Semarang, hingga Kamis siang, 1 Oktober 2026. Peristiwa ini menjadi bagian dari catatan kelam Termasuk TPA Jatibarang 864 Kejadian Kebakaran Landa Jateng Sepanjang 2026, yang menunjukkan tingginya intensitas kebakaran di provinsi tersebut. Api yang mulai menyala sejak Rabu petang, 30 September 2026, sekitar pukul 18.04 WIB, belum berhasil dipadamkan sepenuhnya dan telah menghanguskan sekitar 10 hektare lahan di tiga zona.

Data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah mencatat bahwa area terdampak terbagi menjadi sekitar delapan hektare di zona 1 dan 2, serta dua hektare di zona 3. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Jateng, BPBD Kota Semarang, BPBD Kabupaten Demak, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup, TNI, Polri, PMI, dan relawan terus berupaya memadamkan api dan melakukan pendinginan di titik-titik yang masih berpotensi membesar.

Baca juga:

Sebanyak delapan unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api secara per zona, ditambah delapan unit penyuplai air dan alat berat guna mengurai serta menangani tumpukan sampah yang terbakar. BPBD Jateng juga mengerahkan truk tangki air dan light tower untuk mempercepat penanganan. Hingga Kamis siang, petugas masih berjibaku di lokasi, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menekankan pentingnya edukasi masyarakat dalam mencegah kebakaran. Ia menyatakan bahwa kejadian ini harus menjadi peringatan bersama, terutama karena Termasuk TPA Jatibarang 864 Kejadian Kebakaran Landa Jateng Sepanjang 2026 menunjukkan angka yang sangat tinggi. “Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam membuang puntung rokok atau melakukan aktivitas yang berpotensi memicu api, terutama di kawasan rawan kebakaran,” ujarnya.

Berdasarkan data BPBD Jateng periode 1 Januari hingga 27 September 2026, tercatat 864 kejadian kebakaran di Jawa Tengah. Rinciannya, 481 kejadian merupakan kebakaran hutan dan lahan, sedangkan 383 kejadian adalah kebakaran gedung dan permukiman. Angka ini menempatkan Jawa Tengah sebagai salah satu provinsi dengan kasus kebakaran tertinggi di Indonesia. Termasuk TPA Jatibarang 864 Kejadian Kebakaran Landa Jateng Sepanjang 2026 menjadi bukti bahwa upaya pencegahan harus terus ditingkatkan.

Baca juga:

Kebakaran TPA Jatibarang sendiri bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, pada tahun 2023 dan 2024, TPA ini juga pernah mengalami kebakaran serupa akibat akumulasi gas metana dari tumpukan sampah. Namun, skala kebakaran kali ini tergolong besar karena melibatkan tiga zona sekaligus. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan sampah di TPA Jatibarang, termasuk penambahan fasilitas pemantauan gas dan peningkatan kapasitas petugas.

Di sisi lain, dampak kebakaran ini juga dirasakan oleh warga sekitar. Asap tebal yang membubung mengganggu aktivitas sehari-hari dan memicu keluhan gangguan pernapasan. Beberapa warga terpaksa mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman. Dinas Kesehatan setempat telah mendirikan posko kesehatan darurat untuk melayani warga yang terdampak.

Kepala BPBD Jateng, dalam keterangannya, menyebutkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk mempercepat pemadaman. “Kami targetkan api dapat dipadamkan sepenuhnya dalam dua hingga tiga hari ke depan, mengingat medan yang cukup sulit dan tumpukan sampah yang tebal,” jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa pendinginan akan dilakukan hingga benar-benar tidak ada titik panas yang tersisa.

Baca juga:

Masyarakat diimbau untuk tidak mendekati lokasi kebakaran dan selalu memantau informasi resmi dari pemerintah. Sementara itu, Pemerintah Kota Semarang akan mengkaji ulang tata kelola TPA Jatibarang agar kejadian serupa tidak terulang. Langkah ini sejalan dengan upaya menekan angka kebakaran di Jawa Tengah yang hingga akhir September 2026 telah mencapai 864 kejadian.

Dengan adanya peristiwa ini, Termasuk TPA Jatibarang 864 Kejadian Kebakaran Landa Jateng Sepanjang 2026 semakin menegaskan perlunya kolaborasi semua pihak dalam mitigasi bencana. Edukasi kepada masyarakat, penguatan infrastruktur pemadam kebakaran, serta penegakan aturan lingkungan menjadi kunci untuk mencegah terulangnya tragedi serupa di masa depan.

Mungkin Anda Suka