Daftar Isi
Realita.ID – Momentum peringatan Hari Kesaktian Pancasila PLN Sukses Tingkatkan Kapasitas Peralatan GI Jelog dan Sanggrahan menjadi bukti komitmen perusahaan dalam memperkokoh keandalan sistem kelistrikan nasional. PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT) merampungkan pekerjaan uprating atau peningkatan kapasitas peralatan pada Gardu Induk (GI) 150 kV Jelog dan GI 150 kV Sanggrahan, sebuah langkah strategis untuk menghadapi pertumbuhan kebutuhan listrik yang terus meningkat di wilayah Jawa Tengah.
Pekerjaan ambisius tersebut berhasil dirampungkan sesuai target waktu pengoperasian yang telah ditetapkan. Keberhasilan Hari Kesaktian Pancasila PLN Sukses Tingkatkan Kapasitas Peralatan GI Jelog dan Sanggrahan ini sekaligus menegaskan peran infrastruktur ketenagalistrikan sebagai fondasi utama dalam mendorong aktivitas masyarakat, perekonomian, dan perkembangan industri.
Rangkaian Pekerjaan Uprating di Dua Gardu Induk
Pada GI 150 kV Jelog, PLN menuntaskan pekerjaan uprating pada Bay Sanggrahan 1 dan 2, yang kemudian dilanjutkan dengan energize GI 150 kV Jelog Bay Line Sanggrahan 1. Sementara di GI 150 kV Sanggrahan, pengerjaan meliputi uprating Bay Jelog 1 dan 2 serta penyelesaian GI 150 kV Sanggrahan Bay Line Jelog 1.
Untuk mendukung peningkatan kapasitas tersebut, PLN melakukan peremajaan dan penggantian sejumlah peralatan utama pada masing-masing bay. Peralatan yang ditingkatkan kapasitasnya antara lain:
- Lightning Arrester (LA)
- Pemisah (PMS) line
- Capacitive Voltage Transformer (CVT)
- Current Transformer (CT)
- Optimalisasi Pemutus Tenaga (PMT) serta PMS bus 1 dan 2
- Penggantian konduktor
Penggantian konduktor menjadi salah satu bagian terpenting agar sistem mampu menyalurkan daya dengan kapasitas lebih besar namun tetap andal. Langkah ini memastikan jaringan transmisi dapat mengakomodasi beban puncak tanpa mengorbankan stabilitas pasokan listrik.
Sinergi Lintas Unit Jadi Kunci Keberhasilan
General Manager PLN UIT JBT, Amiruddin, menyatakan bahwa keberhasilan energize ini tidak terlepas dari sinergi berbagai unit di lingkungan PLN. Menurutnya, kolaborasi menjadi bagian penting dalam menyelesaikan pekerjaan teknis sekaligus menjaga aspek keselamatan dan keandalan sistem.
“Menjelang Hari Kesaktian Pancasila, keberhasilan energize ini merupakan wujud nyata pengamalan nilai-nilai persatuan dan gotong royong di tubuh PLN. Sinergi yang solid antarunit membuktikan komitmen kami untuk terus menghadirkan infrastruktur listrik yang andal,” ujar Amiruddin.
Ia menambahkan, peningkatan kapasitas di GI Jelog dan Sanggrahan diharapkan memberikan fondasi kelistrikan yang lebih kuat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Penguatan infrastruktur transmisi juga menjadi bagian dari kesiapan PLN menghadapi peningkatan kebutuhan listrik ke depan.
Proyek tersebut melibatkan PLN UIT JBT, PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Salatiga, dan PLN Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Salatiga. Dukungan turut diberikan PLN Pusmanpro UPMKI-PSO Jateng 1 serta PLN Pusat Sertifikasi (PUSERTIF). Pengaturan operasional beban selama pelaksanaan pekerjaan dikawal PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban Jawa Tengah dan DIY (UP2B JTD).
Standar Keselamatan dan Zero Accident
Manager PLN UPT Salatiga, Ardylla Rommyonegge, menjelaskan bahwa proses uprating membutuhkan ketelitian tinggi karena mencakup peningkatan kapasitas dan penggantian sejumlah peralatan utama. Tim di lapangan juga dituntut menerapkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara disiplin selama seluruh rangkaian pekerjaan.
“Proses uprating ini berhasil diselesaikan berkat kolaborasi yang luar biasa dari hulu ke hilir. Penggantian konduktor dan peningkatan kapasitas pada sejumlah peralatan utama seperti CT, PMT hingga PMS di GI Jelog dan Sanggrahan ini akan sangat berdampak positif pada stabilitas sistem kelistrikan kita ke depannya,” katanya.
Keberhasilan Hari Kesaktian Pancasila PLN Sukses Tingkatkan Kapasitas Peralatan GI Jelog dan Sanggrahan juga sejalan dengan semangat persatuan yang menjadi tema peringatan tahun ini. Nilai gotong royong yang tercermin dalam kerja sama lintas unit menjadi cerminan pengamalan Pancasila dalam dunia kerja nyata.
Peningkatan kapasitas GI Jelog dan GI Sanggrahan selanjutnya menjadi bagian dari langkah PLN memperkuat sistem transmisi di Jawa Tengah. Infrastruktur yang semakin siap diharapkan mampu memberikan ruang lebih besar bagi pertumbuhan kebutuhan listrik sekaligus mendukung kegiatan ekonomi dan industri.
Kesimpulan
Melalui keberhasilan uprating GI 150 kV Jelog dan GI 150 kV Sanggrahan, PLN membuktikan komitmennya menghadirkan pasokan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan. Momentum Hari Kesaktian Pancasila menjadi pengingat bahwa penguatan sistem kelistrikan membutuhkan kerja bersama dan koordinasi lintas unit. Dengan infrastruktur transmisi yang semakin tangguh, PLN memastikan pembangunan dan peningkatan fasilitas kelistrikan terus dilakukan demi melayani masyarakat dan dunia usaha secara optimal.





