Olahraga

Asian Games Berakhir: Perolehan Emas Indonesia Jauh di Bawah Thailand dan Malaysia, Ini Peringkat Lengkapnya

Asian Games Berakhir: Perolehan Emas Indonesia Jauh di Bawah Thailand dan Malaysia, Ini Peringkat Lengkapnya
Asian Games Berakhir: Perolehan Emas Indonesia Jauh di Bawah Thailand dan Malaysia, Ini Peringkat Lengkapnya

Realita.ID – Asian Games Berakhir Perolehan Emas Indonesia Jauh di Bawah Thailand dan Malaysia menjadi sorotan utama publik Tanah Air. Kontingen Indonesia harus puas menempati posisi ke-16 dalam klasemen akhir medali Asian Games 2026 yang resmi ditutup pada Minggu waktu setempat. Dengan total 39 medali, Indonesia mengumpulkan lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu. Pencapaian ini memang melampaui target yang ditetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, yang menargetkan minimal empat emas. Namun, jika dibandingkan dengan negara tetangga, prestasi Indonesia masih tertinggal jauh. Thailand dan Malaysia berhasil mengumpulkan emas lebih banyak, menempatkan Indonesia di bawah keduanya dalam daftar perolehan medali emas.

Lima medali emas Indonesia diraih dari cabang olahraga bulu tangkis, angkat besi, panjat tebing, dan panahan. Tim beregu putra bulu tangkis dan pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menyumbangkan dua emas. Rahmat Erwin Abdullah menambah emas dari angkat besi nomor 75 kg putra. Desak Made Rita Kusuma Dewi menjadi yang tercepat di nomor speed putri panjat tebing, sementara Nurisa Dian Ashrifah mempersembahkan emas dari panahan nomor Compound Women Individual. Meski demikian, tambahan emas ini tidak cukup untuk menyaingi Thailand dan Malaysia yang sejak awal berada di posisi lebih tinggi.

Baca juga:

Jika dibandingkan dengan Asian Games 2022 di Hangzhou, Indonesia mengalami penurunan peringkat. Saat itu, Skuad Merah Putih finis di posisi ke-13 dengan koleksi tujuh emas, 11 perak, dan 18 perunggu, total 36 medali. Artinya, meskipun total medali bertambah menjadi 39, jumlah emas berkurang dua butir. Penurunan ini menjadi catatan penting bagi pembinaan olahraga nasional. Asian Games Berakhir Perolehan Emas Indonesia Jauh di Bawah Thailand dan Malaysia juga menunjukkan bahwa negara-negara ASEAN lain seperti Thailand dan Malaysia mampu menjaga konsistensi di level atas.

Sebagai perbandingan, Thailand berhasil mengumpulkan 12 emas, 10 perak, dan 15 perunggu, menempatkan mereka di peringkat ke-8. Malaysia mengoleksi 8 emas, 7 perak, dan 12 perunggu, berada di posisi ke-11. Sementara itu, China mendominasi dengan 169 emas, 89 perak, dan 83 perunggu, total 341 medali. Jepang dan Korea Selatan menyusul di posisi kedua dan ketiga. Data ini mempertegas bahwa Asian Games Berakhir Perolehan Emas Indonesia Jauh di Bawah Thailand dan Malaysia bukan sekadar frasa, melainkan fakta yang perlu dievaluasi.

Berikut tabel perbandingan perolehan medali Indonesia, Thailand, Malaysia, dan China:

Baca juga:
Negara Emas Perak Perunggu Total Peringkat
China 169 89 83 341 1
Thailand 12 10 15 37 8
Malaysia 8 7 12 27 11
Indonesia 5 11 23 39 16

Dari tabel di atas terlihat bahwa Indonesia unggul dalam jumlah perunggu, tetapi kalah jauh dalam perolehan emas. Thailand memiliki selisih tujuh emas, sedangkan Malaysia unggul tiga emas. Kesenjangan ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Komite Olahraga Nasional (KONI) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Beberapa cabang andalan seperti bulu tangkis, angkat besi, dan panjat tebing sudah memberikan hasil, tetapi cabang lain seperti atletik, renang, dan senam belum mampu menyumbangkan emas.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir sebelumnya menetapkan target empat emas. Target tersebut terlampaui, namun ekspektasi publik tentu lebih tinggi. Publik berharap Indonesia bisa kembali bersaing di posisi 10 besar Asia. Asian Games Berakhir Perolehan Emas Indonesia Jauh di Bawah Thailand dan Malaysia menjadi cerminan bahwa pembinaan atlet usia dini, fasilitas pelatihan, dan kompetisi berjenjang perlu terus diperbaiki. Tanpa pembenahan menyeluruh, sulit bagi Indonesia untuk menyalip Thailand dan Malaysia di edisi berikutnya.

Di sisi lain, keberhasilan atlet-atlet muda seperti Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Nurisa Dian Ashrifah memberikan harapan baru. Keduanya masih berusia muda dan berpotensi tampil di Asian Games berikutnya. Begitu pula Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin yang masih produktif. Namun, regenerasi di cabang lain harus segera dilakukan. Jangan sampai Indonesia hanya bergantung pada segelintir cabang olahraga.

Baca juga:

Secara keseluruhan, Asian Games 2026 menjadi ajang evaluasi. Indonesia finis di peringkat 16 dengan 39 medali, sementara Thailand dan Malaysia berada di atasnya. Target empat emas memang tercapai, tetapi posisi di bawah tetangga menjadi tamparan keras. Pemerintah, federasi olahraga, dan seluruh pemangku kepentingan harus duduk bersama merumuskan strategi jangka panjang. Mulai dari pembinaan usia sekolah, peningkatan kualitas pelatih, hingga pengiriman atlet ke kompetisi internasional secara rutin.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa meskipun Indonesia berhasil melampaui target medali emas yang ditetapkan Menpora, penurunan peringkat dan ketertinggalan dari Thailand serta Malaysia menjadi alarm bahwa sistem pembinaan olahraga nasional perlu dibenahi secara fundamental. Asian Games Berakhir Perolehan Emas Indonesia Jauh di Bawah Thailand dan Malaysia harus menjadi momentum refleksi, bukan sekadar berita tanpa tindak lanjut. Jika tidak, Indonesia berisiko semakin tertinggal di kancah olahraga Asia.

Mungkin Anda Suka