Daftar Isi
Realita.ID – Klasemen Asian Games 2026 kembali mencatat pergerakan posisi kontingen Indonesia. Hingga Jumat (2/10/2026) pukul 20.00 WIB, Merah Putih harus rela turun satu tingkat ke peringkat ke-14 setelah sebelumnya sempat menembus posisi 13. Posisi Indonesia kini berada di bawah Malaysia dan Uni Emirat Arab, sementara China masih kokoh di puncak klasemen asian games dengan koleksi 297 medali.
Kontingen Indonesia saat ini mengoleksi total 35 medali, terdiri atas 5 emas, 8 perak, dan 22 perunggu. Tambahan medali terbaru datang dari cabang sepak takraw nomor kuadran putri yang berhasil mempersembahkan satu medali perunggu. Tim kuadran putri menjadi satu-satunya penyumbang medali baru Indonesia yang tercatat hingga pembaruan sore. Hasil tersebut membuat sepak takraw kini menyumbangkan tiga medali perunggu bagi Indonesia sepanjang ajang ini.
Pergerakan Posisi Indonesia di Klasemen Asian Games
Sebelumnya, pada Kamis (1/10/2026), Indonesia sempat naik dua tingkat ke posisi 13. Namun, perubahan perolehan medali negara-negara peserta membuat posisi Indonesia kembali bergeser. Pada hari tersebut, Merah Putih menambah satu emas, satu perak, dan satu perunggu dalam satu hari, sebuah capaian yang cukup produktif sebelum akhirnya kembali melorot sehari berselang.
Medali emas kelima Indonesia dipersembahkan oleh Nurisa Dian Ashrifah dari nomor compound individual putri cabang olahraga panahan. Bertanding di Okazaki Chuo Sogo Park Multipurpose Square, Okazaki, Nurisa berhasil mengalahkan wakil Filipina, Cojuangco Amaya Amparo, dengan skor tipis 139-137. Sementara itu, medali perak diraih dari cabang esports, di mana timnas Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Indonesia harus puas membawa pulang perak setelah kalah 0-4 dari Myanmar di babak grand final. Perjalanan menuju final diawali dengan kemenangan atas Filipina di perempat final, lalu mengalahkan Mongolia 2-0 di semifinal.
Adapun medali perunggu bertambah dari nomor 25 meter team rapid fire pistol cabang olahraga menembak, yang diraih Muhammad Fawwaz Aditia Farrel, Dewa Putu Yadi Suteja, dan Aris Febrianto. Sayangnya, kans Indonesia menambah emas dari panjat tebing gagal terwujud setelah Aditya Tri Syahria dan Veddriq Leonardo belum mampu menyumbangkan hasil terbaik pada nomor speed putra.
Rincian Kontribusi Medali per Cabang Olahraga
Sejumlah cabang olahraga telah memberikan kontribusi signifikan terhadap koleksi medali Merah Putih. Badminton menjadi salah satu penyumbang terbesar dengan 6 medali, terdiri dari 2 emas, 1 perak, dan 3 perunggu. Sementara itu, wushu mengoleksi 5 perunggu. Berikut rincian perolehan medali Indonesia berdasarkan cabang olahraga:
| Cabang Olahraga | Emas | Perak | Perunggu | Total |
|---|---|---|---|---|
| Badminton | 2 | 1 | 3 | 6 |
| Wushu | 0 | 0 | 5 | 5 |
| Sepak Takraw | 0 | 0 | 3 | 3 |
| Panahan | 1 | 0 | 0 | 1 |
| Esports | 0 | 1 | 0 | 1 |
| Menembak | 0 | 0 | 1 | 1 |
Peta Persaingan Papan Atas
Di papan atas klasemen asian games, China masih memimpin dengan perolehan 297 medali, terdiri dari 157 emas, 75 perak, dan 65 perunggu. Jepang berada di posisi kedua dengan 223 medali, disusul Korea Selatan yang mengoleksi 119 medali. Sementara itu, Thailand menjadi negara Asia Tenggara dengan posisi tertinggi, yakni peringkat keenam dengan 12 emas, 11 perak, dan 15 perunggu.
Berikut klasemen sementara perolehan medali Asian Games 2026 per Jumat (2/10/2026):
- China – 157 emas, 75 perak, 65 perunggu (297 medali)
- Jepang – 63 emas, 80 perak, 80 perunggu (223 medali)
- Korea Selatan – 30 emas, 30 perak, 53 perunggu (113 medali)
- Uzbekistan – 16 emas, 21 perak, 19 perunggu (56 medali)
- Iran – 12 emas, 17 perak, 13 perunggu (42 medali)
- Thailand – 12 emas, 11 perak, 15 perunggu (38 medali)
- Bahrain – 11 emas, 5 perak, 5 perunggu (21 medali)
- India – 10 emas, 22 perak, 32 perunggu (64 medali)
- Kazakhstan – 9 emas, 19 perak, 36 perunggu (64 medali)
- Korea Utara – 7 emas, 8 perak, 9 perunggu (24 medali)
- Malaysia – 6 emas, 5 perak, 13 perunggu (24 medali)
- Hong Kong – 5 emas, 14 perak, 19 perunggu (38 medali)
- Indonesia – 5 emas, 8 perak, 22 perunggu (35 medali)
Indonesia masih berpeluang menambah medali dari cabang sepak takraw. Nomor kuadran putra dan putri telah menembus semifinal yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (3/10). Hasil pertandingan tersebut akan menentukan apakah posisi Indonesia di klasemen asian games dapat kembali merangkak naik atau justru semakin tertekan oleh pesaing di bawahnya.
Dengan kompetisi yang masih menyisakan banyak nomor pertandingan, pergerakan di klasemen asian games dipastikan masih akan dinamis. Bagi Indonesia, menjaga konsistensi di cabang-cabang andalan seperti badminton, panahan, dan sepak takraw menjadi kunci untuk memperbaiki posisi sekaligus mengejar target masuk sepuluh besar. Perjuangan Merah Putih belum berakhir, dan setiap medali yang diraih akan sangat berarti dalam menentukan akhir posisi Indonesia di pesta olahraga terbesar Asia tersebut.






