Beranda / Ekonomi

Dampak Perubahan MSCI: Swiggy Terlempar dari Indeks Utama, Sahamnya Tertekan

Dampak Perubahan MSCI: Swiggy Terlempar dari Indeks Utama, Sahamnya Tertekan
Dampak Perubahan MSCI: Swiggy Terlempar dari Indeks Utama, Sahamnya Tertekan

Realita.IDMSCI, penyedia indeks global terkemuka, baru-baru ini mengumumkan penghapusan Swiggy dari MSCI Global Standard Index dan MSCI Mid Cap Index yang akan berlaku mulai 7 September. Keputusan ini datang hanya setahun setelah Swiggy dimasukkan ke dalam indeks tersebut, menandai perubahan signifikan bagi perusahaan pengiriman makanan terbesar di India ini.

Setelah pengumuman ini, harga saham Swiggy mengalami penurunan selama dua hari berturut-turut, dengan penurunan lebih dari 2,30% pada sesi perdagangan Kamis, 2 September. Saham dibuka pada ₹265,35, turun dari penutupan sebelumnya di ₹267,70. Penurunan ini menyusul penurunan 4% pada hari Rabu, membawa total kerugian dua harinya menjadi 6% dan menghapus sekitar ₹5.000 crore dari kapitalisasi pasar perusahaan, yang kini menjadi ₹77.813 crore.

Baca juga:

Penyebab utama penghapusan ini adalah keputusan pemegang saham untuk membatasi kepemilikan asing di Swiggy menjadi 49,5%, guna memenuhi kriteria sebagai perusahaan yang dimiliki dan dikendalikan oleh warga negara India. Sebelumnya, Swiggy memiliki batas kepemilikan asing sebesar 100% sebelum diturunkan.

Keputusan ini berpotensi berakibat negatif bagi Swiggy, karena MSCI dan indeks terkait lainnya dikelola oleh investor yang mengawasi triliunan dolar aset di seluruh dunia. Seperti yang diungkap oleh laporan Jefferies India, pembatasan kepemilikan asing ini dapat memicu aliran keluar dana pasif dari investor luar negeri yang mengikuti indeks MSCI dan FTSE, meskipun ada harapan bahwa investor domestik dapat mengimbangi aliran keluar tersebut jika fundamental Swiggy tetap kuat.

Baca juga:

Sementara itu, BNP Paribas dilaporkan mengambil hampir separuh dari total perdagangan MSCI senilai $4,2 miliar pada penutupan pasar India. Banyak dari pesanan ini ditujukan untuk klien institusi global seperti Millennium Management, menunjukkan bahwa hedge fund semakin memilih bank Prancis untuk perdagangan dan kustodi di India. Situasi ini menunjukkan bahwa rebalancing indeks kini menjadi area yang semakin diminati oleh hedge fund, di mana mereka dapat memanfaatkan pergerakan yang harus dilakukan oleh dana pasif menjelang tanggal efektif perubahan indeks.

Di luar Swiggy, pasar internasional juga menunjukkan dinamika yang menarik. Saham Brasil, misalnya, mengalami reli setelah penurunan tajam selama beberapa bulan, dengan iShares MSCI Brazil ETF (EWZ) naik lebih dari 12% dari titik terendah bulan lalu. Ini menunjukkan bahwa meski pasar menghadapi tantangan, ada pula peluang di pasar internasional yang lebih luas.

Dengan semua perubahan ini, investor dan pengamat pasar harus memperhatikan bagaimana rebalancing MSCI dapat memengaruhi likuiditas dan performa saham di masa depan. Ketidakpastian ini menciptakan tantangan tidak hanya untuk Swiggy tetapi juga untuk perusahaan-perusahaan lain yang terlibat dalam indeks MSCI.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Dampak Perubahan MSCI: Swiggy Terlempar dari Indeks Utama, Sahamnya Tertekan

Dampak Perubahan MSCI: Swiggy Terlempar dari Indeks Utama, Sahamnya Tertekan
Dampak Perubahan MSCI: Swiggy Terlempar dari Indeks Utama, Sahamnya Tertekan

Realita.IDMSCI, penyedia indeks global terkemuka, baru-baru ini mengumumkan penghapusan Swiggy dari MSCI Global Standard Index dan MSCI Mid Cap Index yang akan berlaku mulai 7 September. Keputusan ini datang hanya setahun setelah Swiggy dimasukkan ke dalam indeks tersebut, menandai perubahan signifikan bagi perusahaan pengiriman makanan terbesar di India ini.

Setelah pengumuman ini, harga saham Swiggy mengalami penurunan selama dua hari berturut-turut, dengan penurunan lebih dari 2,30% pada sesi perdagangan Kamis, 2 September. Saham dibuka pada ₹265,35, turun dari penutupan sebelumnya di ₹267,70. Penurunan ini menyusul penurunan 4% pada hari Rabu, membawa total kerugian dua harinya menjadi 6% dan menghapus sekitar ₹5.000 crore dari kapitalisasi pasar perusahaan, yang kini menjadi ₹77.813 crore.

Baca juga:

Penyebab utama penghapusan ini adalah keputusan pemegang saham untuk membatasi kepemilikan asing di Swiggy menjadi 49,5%, guna memenuhi kriteria sebagai perusahaan yang dimiliki dan dikendalikan oleh warga negara India. Sebelumnya, Swiggy memiliki batas kepemilikan asing sebesar 100% sebelum diturunkan.

Keputusan ini berpotensi berakibat negatif bagi Swiggy, karena MSCI dan indeks terkait lainnya dikelola oleh investor yang mengawasi triliunan dolar aset di seluruh dunia. Seperti yang diungkap oleh laporan Jefferies India, pembatasan kepemilikan asing ini dapat memicu aliran keluar dana pasif dari investor luar negeri yang mengikuti indeks MSCI dan FTSE, meskipun ada harapan bahwa investor domestik dapat mengimbangi aliran keluar tersebut jika fundamental Swiggy tetap kuat.

Baca juga:

Sementara itu, BNP Paribas dilaporkan mengambil hampir separuh dari total perdagangan MSCI senilai $4,2 miliar pada penutupan pasar India. Banyak dari pesanan ini ditujukan untuk klien institusi global seperti Millennium Management, menunjukkan bahwa hedge fund semakin memilih bank Prancis untuk perdagangan dan kustodi di India. Situasi ini menunjukkan bahwa rebalancing indeks kini menjadi area yang semakin diminati oleh hedge fund, di mana mereka dapat memanfaatkan pergerakan yang harus dilakukan oleh dana pasif menjelang tanggal efektif perubahan indeks.

Di luar Swiggy, pasar internasional juga menunjukkan dinamika yang menarik. Saham Brasil, misalnya, mengalami reli setelah penurunan tajam selama beberapa bulan, dengan iShares MSCI Brazil ETF (EWZ) naik lebih dari 12% dari titik terendah bulan lalu. Ini menunjukkan bahwa meski pasar menghadapi tantangan, ada pula peluang di pasar internasional yang lebih luas.

Dengan semua perubahan ini, investor dan pengamat pasar harus memperhatikan bagaimana rebalancing MSCI dapat memengaruhi likuiditas dan performa saham di masa depan. Ketidakpastian ini menciptakan tantangan tidak hanya untuk Swiggy tetapi juga untuk perusahaan-perusahaan lain yang terlibat dalam indeks MSCI.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.