Nasional

Bansos 2027 Makin Canggih! Daftar PKH dan BPNT Lewat Perlinsos Digital, Harga Beras Ikut Turun

Bansos 2027 Makin Canggih! Daftar PKH dan BPNT Lewat Perlinsos Digital, Harga Beras Ikut Turun
Bansos 2027 Makin Canggih! Daftar PKH dan BPNT Lewat Perlinsos Digital, Harga Beras Ikut Turun
Daftar Isi
  1. Cara Daftar Bansos PKH dan BPNT 2027
  2. Peran Desil dalam Penetapan Penerima Bansos
  3. Pemkab Sragen Perkuat Akurasi DTSEN
  4. Harga Beras di Pasar Cipinang Turun Imbas Bansos Pangan
  5. Kesimpulan

Realita.ID – Program bantuan sosial (bansos) kembali menjadi sorotan menjelang tahun 2027. Pemerintah resmi memperpanjang masa registrasi calon penerima bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) melalui platform Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital hingga 31 Desember 2026. Langkah ini diambil untuk memperluas akses pendaftaran di berbagai daerah, sekaligus memastikan penyaluran bansos tepat sasaran.

Menteri Sosial Saifullah, yang akrab disapa Gus Ipul, menegaskan bahwa pendaftaran terbuka bagi siapa saja. “Pintu pendaftaran terbuka bagi siapapun, sistem yang menilai kelayakan. Perlinsos Digital adalah game changer. Warga mendaftar, sistem yang akan memverifikasi dan menilai, lalu ditetapkan layak atau tidak layak dengan alasan yang jelas,” ujarnya dalam Rapat Tingkat Menteri di Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Baca juga:

Cara Daftar Bansos PKH dan BPNT 2027

Bagi masyarakat yang ingin mendaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos PKH dan BPNT, berikut langkah-langkahnya melalui Perlinsos Digital:

  1. Kunjungi situs resmi Perlinsos Digital atau aplikasi mobile yang disediakan Kementerian Sosial.
  2. Lakukan registrasi akun dengan memasukkan NIK, nomor KK, dan data diri lainnya.
  3. Isi formulir pendaftaran dengan lengkap, termasuk kondisi sosial ekonomi keluarga.
  4. Unggah dokumen pendukung seperti scan KTP, KK, dan surat keterangan tidak mampu (jika diperlukan).
  5. Setelah data terkirim, sistem akan memverifikasi dan menilai kelayakan berdasarkan data DTSEN.
  6. Hasil verifikasi akan diumumkan melalui akun atau notifikasi yang terdaftar.

Masyarakat yang sebelumnya telah terdaftar juga dapat melakukan registrasi ulang untuk memperbarui data sesuai kondisi terkini. Proses ini penting agar penyaluran bansos tidak salah sasaran.

Peran Desil dalam Penetapan Penerima Bansos

Kementerian Sosial bersama Badan Pusat Statistik (BPS) menegaskan bahwa desil memiliki peran penting dalam menentukan prioritas penerima bansos. Desil adalah pemeringkatan relatif kondisi sosial ekonomi keluarga yang terbagi dalam 10 kelompok berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Namun, masyarakat perlu memahami bahwa desil bukanlah label permanen atau daftar otomatis penerima bansos. Desil hanya salah satu dasar untuk melihat posisi kesejahteraan relatif keluarga. “Desil digunakan untuk membantu pemerintah menentukan prioritas, bukan sebagai penentu tunggal,” jelas pihak Kemensos.

Baca juga:

Pemkab Sragen Perkuat Akurasi DTSEN

Di tingkat daerah, Pemerintah Kabupaten Sragen terus memutakhirkan DTSEN untuk memastikan data sosial ekonomi masyarakat sesuai dengan keadaan lapangan. Wakil Bupati Sragen, Suroto, turun langsung ke empat kelurahan pada Kamis (1/10/2026) untuk mendorong pemutakhiran data.

“Kami bersama Dinas Sosial dan camat mendorong operator desa dan kelurahan untuk terus melakukan pemutakhiran data. Desil masyarakat harus sesuai dengan kenyataan di lapangan,” kata Suroto. Ia juga berharap RT dan RW proaktif memahami kondisi warganya, sehingga jika ada data yang tidak sesuai dapat segera diperbaiki.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya nasional untuk meningkatkan akurasi data penerima bansos. Dengan data yang akurat, bansos dapat diberikan kepada yang benar-benar berhak.

Harga Beras di Pasar Cipinang Turun Imbas Bansos Pangan

Penyaluran bansos pangan berupa beras juga memberikan dampak positif terhadap harga beras di pasar. Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan bahwa penurunan harga beras utamanya disebabkan oleh penyaluran bansos pangan beras yang disalurkan serentak pada kuartal IV 2026.

Baca juga:

Pemerintah menyalurkan bansos beras sebanyak 10 kilogram per bulan untuk warga desil 1-4 dengan target 33 juta penerima manfaat. Pemberian dilakukan serentak, sehingga masing-masing penerima langsung mendapatkan 30 kilogram untuk tiga bulan (Oktober-Desember). “Untuk beras bantuan pangan sesuai arahan Bapak Presiden juga akan disalurkan dari bulan Oktober, November, dan Desember sejumlah 1 juta ton,” kata Rizal di Pasar Induk Cipinang, Jakarta Timur, Jumat (2/10/2026).

Dampaknya, harga beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) mengalami penurunan. Ketua Koperasi PIBC, Dedy, membenarkan tren penurunan harga beras medium dan premium sekitar Rp400-500 per kilogram. “Di dua minggu terakhir memang mengalami penurunan, kisaran Rp400-500, baik medium maupun premium. Saya dapat kiriman beras dari Majalengka, biasanya Rp14.000 sekarang Rp13.600,” ujarnya.

Rizal juga memastikan stok cadangan beras pemerintah (CBP) di gudang Bulog mencapai 4,8 juta ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga tahun depan. “Stok tersebut siap dialokasikan untuk memperkuat ketersediaan pangan nasional,” tegasnya.

Kesimpulan

Program bansos 2027 melalui Perlinsos Digital membawa angin segar bagi masyarakat. Pendaftaran yang diperpanjang hingga 31 Desember 2026 memberikan kesempatan lebih luas bagi warga untuk mendaftar sebagai penerima PKH dan BPNT. Selain itu, akurasi data melalui DTSEN terus ditingkatkan, seperti yang dilakukan Pemkab Sragen, untuk memastikan bansos tepat sasaran. Dampak positif juga terlihat pada penurunan harga beras di Pasar Cipinang berkat penyaluran bansos pangan. Dengan sistem yang transparan dan data yang akurat, diharapkan bansos dapat benar-benar membantu masyarakat yang membutuhkan.

Mungkin Anda Suka