Realita.ID – SALATIGA – Warga Salatiga diminta untuk waspada terhadap modus penipuan yang muncul berkaitan dengan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Penipuan ini biasanya mengatasnamakan pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) serta kelurahan dan kecamatan setempat. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Salatiga, Drs Noegroho Agoes Setijono, dalam acara focus group discussion yang diadakan di aula kantor setempat.
Noegroho menjelaskan bahwa Dukcapil tidak pernah melakukan pelayanan IKD secara tidak langsung atau melalui komunikasi jarak jauh. “Jika ada yang menghubungi dan menawarkan bantuan untuk aktivasi IKD, jangan percaya. Pelayanan IKD harus dilakukan secara tatap muka, baik di kantor kami maupun pada saat petugas kami melakukan kunjungan dalam momen tertentu, seperti pameran di Pemkot,” ungkapnya.
Ia menegaskan pentingnya informasi ini agar masyarakat lebih berhati-hati dan tidak terjebak dalam penipuan. Dukcapil juga telah memberikan informasi terkait modus penipuan ini melalui website resmi mereka. “Kami berharap masyarakat bisa menyebarkan informasi ini agar lebih banyak orang yang tahu mengenai modus penipuan aktivasi IKD ini,” tambah Noegroho.
Dalam forum diskusi tersebut, yang dihadiri oleh berbagai pihak termasuk tokoh masyarakat dan agama, Noegroho meminta agar semua peserta turut serta dalam mengedukasi masyarakat. “Tidak semua orang membaca website kami, dan kami tidak bisa memaksa mereka. Oleh karena itu, cara yang paling efektif adalah dengan menyampaikan informasi ini langsung kepada masyarakat,” terangnya.
Selain itu, Sekretaris Disdukcapil Kota Salatiga, Joko Suseno, S.STP, menambahkan bahwa sudah ada beberapa warga yang menjadi korban dari penipuan aktivasi IKD. “Kami menghimbau masyarakat untuk lebih waspada. Jika ada yang menawarkan aktivasi IKD, abaikan saja,” tegasnya.
Noegroho juga mengapresiasi dukungan masyarakat terkait pelayanan yang diberikan oleh Disdukcapil. Menurutnya, hasil survei menunjukkan bahwa indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan di Disdukcapil Kota Salatiga mencapai lebih dari 90 persen. “Layanan yang kami berikan selama ini mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi kami tetap terbuka terhadap masukan dan kritik yang membangun,” pungkasnya.
Baca juga: PPPK Paruh Waktu di Pekalongan Desak Kepastian Karier dan Kesejahteraan
Dengan semakin banyaknya informasi yang beredar, diharapkan masyarakat Salatiga dapat lebih waspada dan tidak terjebak dalam modus penipuan yang merugikan. Warga Salatiga diminta waspadai modus penipuan aktivasi IKD ini agar tidak menjadi korban selanjutnya.

