Beranda / Nasional

Duka Cita Mendalam: Ketua PKB Pati Gus Rijal Meninggal Dunia Usai Sempat Terjatuh dan Alami Perdarahan Otak di Jombang

Duka Cita Mendalam: Ketua PKB Pati Gus Rijal Meninggal Dunia Usai Sempat Terjatuh dan Alami Perdarahan Otak di Jombang
Duka Cita Mendalam: Ketua PKB Pati Gus Rijal Meninggal Dunia Usai Sempat Terjatuh dan Alami Perdarahan Otak di Jombang

Realita.ID – Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Pati, NM Saiful Rijal, yang lebih dikenal dengan nama Gus Rijal, meninggal dunia pada Rabu, 2 September 2026. Kepergian beliau menyisakan duka mendalam bagi keluarga, kolega, dan para pendukungnya, terutama setelah mengalami kondisi kritis akibat sempat terjatuh dan alami perdarahan otak ketua PKB Pati Gus Rijal tutup usia di Jombang.

Informasi mengenai meninggalnya Gus Rijal dikonfirmasi oleh Sekretaris DPC PKB Pati, Kastomo. Ia menjelaskan bahwa Gus Rijal mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Jombang selama beberapa hari. “Hari Sabtu itu masuk rumah sakitnya. Meninggalnya hari ini, jam setengah tiga,” ungkap Kastomo.

Baca juga:

Kepergian Gus Rijal terjadi setelah beliau menghadiri Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Tambak Beras, Jombang. Menurut Kastomo, Gus Rijal dikenal aktif dalam berbagai forum, khususnya di lingkungan pondok pesantren, dan merupakan pengasuh pondok pesantren. “Beliaunya memang meninggalnya hormat hadir di acara Muktamar NU,” tambahnya.

Sebelum mengalami kecelakaan, Gus Rijal dirawat di RSUD Jombang sejak Sabtu, 29 Agustus 2026, setelah terpeleset di toilet. Kejadian tersebut menyebabkan pendarahan di kepala akibat tekanan darah tinggi yang dialaminya. “Darahnya tinggi, 211. Kemudian beliaunya kepleset di kamar mandi. Waktu itulah tidak sadar,” jelas Kastomo.

Pihak keluarga dan kerabat telah diberitahu mengenai kondisi Gus Rijal. Meski demikian, Kastomo mengaku belum mendapatkan informasi detail mengenai penyakit yang diderita Gus Rijal sebelum insiden tersebut. “Intinya pertama dia darah tinggi. Kemudian setelah darah tinggi otomatis ketika jatuh ada pendarahan di otak. Makanya dioperasi untuk menghilangkan darahnya,” paparnya.

Baca juga:

Kehilangan Gus Rijal merupakan kehilangan besar bagi PKB Pati. Sebagai seorang pemimpin yang dihormati, beliau telah memberikan banyak kontribusi dalam pengembangan partai serta pendidikan di pondok pesantren. Pengabdian dan dedikasi Gus Rijal akan selalu dikenang oleh banyak orang.

Dalam suasana duka ini, rekan-rekan dan pendukung Gus Rijal di PKB Pati berencana untuk menggelar acara tahlilan sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada sosok yang telah berjuang untuk kemajuan masyarakat dan partai. Dukungan serta doa dari semua pihak sangat diharapkan untuk keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan.

Dengan meninggalnya Gus Rijal, diharapkan semua pihak bisa mengambil hikmah dari perjalanan hidupnya yang penuh dedikasi. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini.

Baca juga:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Duka Cita Mendalam: Ketua PKB Pati Gus Rijal Meninggal Dunia Usai Sempat Terjatuh dan Alami Perdarahan Otak di Jombang

Duka Cita Mendalam: Ketua PKB Pati Gus Rijal Meninggal Dunia Usai Sempat Terjatuh dan Alami Perdarahan Otak di Jombang
Duka Cita Mendalam: Ketua PKB Pati Gus Rijal Meninggal Dunia Usai Sempat Terjatuh dan Alami Perdarahan Otak di Jombang

Realita.ID – Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Pati, NM Saiful Rijal, yang lebih dikenal dengan nama Gus Rijal, meninggal dunia pada Rabu, 2 September 2026. Kepergian beliau menyisakan duka mendalam bagi keluarga, kolega, dan para pendukungnya, terutama setelah mengalami kondisi kritis akibat sempat terjatuh dan alami perdarahan otak ketua PKB Pati Gus Rijal tutup usia di Jombang.

Informasi mengenai meninggalnya Gus Rijal dikonfirmasi oleh Sekretaris DPC PKB Pati, Kastomo. Ia menjelaskan bahwa Gus Rijal mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Jombang selama beberapa hari. “Hari Sabtu itu masuk rumah sakitnya. Meninggalnya hari ini, jam setengah tiga,” ungkap Kastomo.

Baca juga:

Kepergian Gus Rijal terjadi setelah beliau menghadiri Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Tambak Beras, Jombang. Menurut Kastomo, Gus Rijal dikenal aktif dalam berbagai forum, khususnya di lingkungan pondok pesantren, dan merupakan pengasuh pondok pesantren. “Beliaunya memang meninggalnya hormat hadir di acara Muktamar NU,” tambahnya.

Sebelum mengalami kecelakaan, Gus Rijal dirawat di RSUD Jombang sejak Sabtu, 29 Agustus 2026, setelah terpeleset di toilet. Kejadian tersebut menyebabkan pendarahan di kepala akibat tekanan darah tinggi yang dialaminya. “Darahnya tinggi, 211. Kemudian beliaunya kepleset di kamar mandi. Waktu itulah tidak sadar,” jelas Kastomo.

Pihak keluarga dan kerabat telah diberitahu mengenai kondisi Gus Rijal. Meski demikian, Kastomo mengaku belum mendapatkan informasi detail mengenai penyakit yang diderita Gus Rijal sebelum insiden tersebut. “Intinya pertama dia darah tinggi. Kemudian setelah darah tinggi otomatis ketika jatuh ada pendarahan di otak. Makanya dioperasi untuk menghilangkan darahnya,” paparnya.

Baca juga:

Kehilangan Gus Rijal merupakan kehilangan besar bagi PKB Pati. Sebagai seorang pemimpin yang dihormati, beliau telah memberikan banyak kontribusi dalam pengembangan partai serta pendidikan di pondok pesantren. Pengabdian dan dedikasi Gus Rijal akan selalu dikenang oleh banyak orang.

Dalam suasana duka ini, rekan-rekan dan pendukung Gus Rijal di PKB Pati berencana untuk menggelar acara tahlilan sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada sosok yang telah berjuang untuk kemajuan masyarakat dan partai. Dukungan serta doa dari semua pihak sangat diharapkan untuk keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan.

Dengan meninggalnya Gus Rijal, diharapkan semua pihak bisa mengambil hikmah dari perjalanan hidupnya yang penuh dedikasi. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini.

Baca juga:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.