Beranda / Nasional

Menjelang Pemilu 2029, Kader Partai Lain Mulai Melirik Hanura

Menjelang Pemilu 2029, Kader Partai Lain Mulai Melirik Hanura
Menjelang Pemilu 2029, Kader Partai Lain Mulai Melirik Hanura

Realita.ID – Menjelang pemilu 2029, Rio: kader partai lain melirik Hanura. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Tim Task Force DPP Partai Hanura, Patrice Rio Capella, saat menggelar konsolidasi di Bali. Dalam acara tersebut, Rio menyatakan bahwa banyak kader dari partai lain yang mulai menunjukkan ketertarikan untuk bergabung dengan Hanura. Dia menyebut beberapa di antaranya masih menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari partai lain dan telah menghubunginya untuk membahas kemungkinan bergabung.

Rio Capella menegaskan bahwa ketertarikan tersebut muncul setelah Hanura aktif melakukan konsolidasi di berbagai daerah, serta menunjukkan perubahan signifikan dibandingkan dengan masa lalu. “Kerja-kerja politik yang kami jalankan saat ini membuat Partai Hanura ‘diamati’. Kami memiliki keseriusan yang dapat dirasakan oleh publik dan kader,” ungkapnya.

Baca juga:

Dalam rangka memanaskan mesin politik menjelang pemilu 2029, Hanura tengah melaksanakan konsolidasi yang ditargetkan hingga tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) di 7.285 kecamatan di seluruh Indonesia. Target ini diharapkan selesai sebelum akhir Oktober 2026. Rio menekankan pentingnya soliditas dan kepemimpinan yang kuat dalam tubuh partai. “Pengurus di daerah tidak boleh ragu mengganti kader yang tidak menjalankan tugas organisasi dengan baik,” ujarnya.

Salah satu contoh yang diberikan adalah DPC Hanura di Gianyar, Bali, di mana Rio meminta agar pengurus yang tidak responsif segera diperbarui. “Kalau diundang saja susah, ganti saja!” tegasnya. Partai Hanura berkomitmen untuk memastikan bahwa seluruh struktur organisasi berjalan dengan baik, sehingga dapat mencapai target meraih 36 kursi DPRD dan satu kursi DPR RI pada pemilu mendatang.

Baca juga:

Dalam konsolidasi yang berlangsung di Kuta, Bali, Rio menyatakan bahwa dari 514 DPC di seluruh Indonesia, sekitar 470-an sudah terbentuk, dan sisanya masih dalam proses penerbitan surat keputusan. Hal ini menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam upaya konsolidasi partai.

Dengan optimisme yang tinggi, Hanura berharap bisa menghadapi kontestasi politik 2029 dengan lebih baik dibandingkan sebelumnya. Rio menegaskan bahwa partai ini kini memiliki kompas yang jelas dan terukur, serta timeline menuju kemenangan. “Saya yakin ada perubahan mindset di kalangan kader, dan saat ini mereka berpolitik dengan gembira tanpa keraguan,” ujarnya.

Selain itu, Rio juga mengungkapkan keyakinannya bahwa kader-kader Hanura lebih siap menghadapi kompetisi politik mendatang. “Kami akan terus melakukan konsolidasi di semua provinsi dan berkomitmen untuk melihat pergerakan nyata Hanura di tengah masyarakat,” tambahnya. Menjelang pemilu 2029, Rio: kader partai lain melirik Hanura menjadi sinyal positif bagi partai ini untuk kembali bangkit dan meraih posisi yang lebih baik di kancah politik nasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Menjelang Pemilu 2029, Kader Partai Lain Mulai Melirik Hanura

Menjelang Pemilu 2029, Kader Partai Lain Mulai Melirik Hanura
Menjelang Pemilu 2029, Kader Partai Lain Mulai Melirik Hanura

Realita.ID – Menjelang pemilu 2029, Rio: kader partai lain melirik Hanura. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Tim Task Force DPP Partai Hanura, Patrice Rio Capella, saat menggelar konsolidasi di Bali. Dalam acara tersebut, Rio menyatakan bahwa banyak kader dari partai lain yang mulai menunjukkan ketertarikan untuk bergabung dengan Hanura. Dia menyebut beberapa di antaranya masih menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari partai lain dan telah menghubunginya untuk membahas kemungkinan bergabung.

Rio Capella menegaskan bahwa ketertarikan tersebut muncul setelah Hanura aktif melakukan konsolidasi di berbagai daerah, serta menunjukkan perubahan signifikan dibandingkan dengan masa lalu. “Kerja-kerja politik yang kami jalankan saat ini membuat Partai Hanura ‘diamati’. Kami memiliki keseriusan yang dapat dirasakan oleh publik dan kader,” ungkapnya.

Baca juga:

Dalam rangka memanaskan mesin politik menjelang pemilu 2029, Hanura tengah melaksanakan konsolidasi yang ditargetkan hingga tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) di 7.285 kecamatan di seluruh Indonesia. Target ini diharapkan selesai sebelum akhir Oktober 2026. Rio menekankan pentingnya soliditas dan kepemimpinan yang kuat dalam tubuh partai. “Pengurus di daerah tidak boleh ragu mengganti kader yang tidak menjalankan tugas organisasi dengan baik,” ujarnya.

Salah satu contoh yang diberikan adalah DPC Hanura di Gianyar, Bali, di mana Rio meminta agar pengurus yang tidak responsif segera diperbarui. “Kalau diundang saja susah, ganti saja!” tegasnya. Partai Hanura berkomitmen untuk memastikan bahwa seluruh struktur organisasi berjalan dengan baik, sehingga dapat mencapai target meraih 36 kursi DPRD dan satu kursi DPR RI pada pemilu mendatang.

Baca juga:

Dalam konsolidasi yang berlangsung di Kuta, Bali, Rio menyatakan bahwa dari 514 DPC di seluruh Indonesia, sekitar 470-an sudah terbentuk, dan sisanya masih dalam proses penerbitan surat keputusan. Hal ini menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam upaya konsolidasi partai.

Dengan optimisme yang tinggi, Hanura berharap bisa menghadapi kontestasi politik 2029 dengan lebih baik dibandingkan sebelumnya. Rio menegaskan bahwa partai ini kini memiliki kompas yang jelas dan terukur, serta timeline menuju kemenangan. “Saya yakin ada perubahan mindset di kalangan kader, dan saat ini mereka berpolitik dengan gembira tanpa keraguan,” ujarnya.

Selain itu, Rio juga mengungkapkan keyakinannya bahwa kader-kader Hanura lebih siap menghadapi kompetisi politik mendatang. “Kami akan terus melakukan konsolidasi di semua provinsi dan berkomitmen untuk melihat pergerakan nyata Hanura di tengah masyarakat,” tambahnya. Menjelang pemilu 2029, Rio: kader partai lain melirik Hanura menjadi sinyal positif bagi partai ini untuk kembali bangkit dan meraih posisi yang lebih baik di kancah politik nasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.