Nasional

Pemprov Jateng Percepat Verval Gerai KDKMP, 4.230 Unit Jadi Prioritas

Realita.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus menggenjot proses verifikasi dan validasi (verval) gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh wilayah. Langkah strategis ini diambil untuk memastikan kesiapan gerai koperasi sebelum beroperasi melayani masyarakat. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop UKM) Jawa Tengah, Linda Widiastuti Ariningrum, mengungkapkan bahwa Pemprov Jateng Percepat Verval Gerai KDKMP sebagai respons atas arahan Gubernur Ahmad Luthfi. Hingga 30 September 2026 pukul 19.30 WIB, progres verval telah mencapai 61,67 persen, melebihi target yang ditetapkan pemerintah pusat.

Dari total 8.523 unit KDKMP di Jawa Tengah, sebanyak 4.230 unit menjadi prioritas dalam proses verval. Petugas di lapangan memeriksa kondisi fisik bangunan, sarana dan prasarana, serta kelengkapan administrasi koperasi. Hasil pemeriksaan kemudian diinput ke dalam Sistem Informasi Koperasi Desa (Simkodes) untuk selanjutnya ditelaah oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) atau Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). Tujuannya tidak lain untuk mendukung tertib tata kelola dan transparansi.

Baca juga:

Linda menegaskan bahwa percepatan verval tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga memperhatikan kapasitas dan kuantitas sumber daya manusia (SDM). “Kami terus mendorong percepatan, tim masih berjalan di lapangan. Alhamdulillah, progres sudah melebihi target pusat,” ujarnya saat dikonfirmasi Jumat (2/10). Dalam prosesnya, Pemprov Jateng turut mendampingi pemerintah kabupaten/kota, mengingat jumlah KDKMP di Jawa Tengah tercatat paling banyak di Indonesia.

Perhatian khusus juga datang dari Kementerian Koperasi. Kemenkop berharap Jawa Tengah dapat menjadi barometer bagi provinsi lain dalam pengelolaan KDKMP. “Banyak kabupaten/kota yang masih terbatas dari sisi SDM. Di situlah kementerian turun untuk melakukan pendampingan,” jelas Linda. Sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan kementerian menjadi kunci suksesnya program ini.

Baca juga:

Sebagai upaya penguatan SDM, Balai Pelatihan Koperasi (Balatkop) Dinkop UKM Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Dinas Koperasi se-Jawa Tengah menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi 5.040 bendahara KDKMP. Pelatihan ini akan dibagi ke dalam 168 angkatan dan dijadwalkan mulai 5 Oktober hingga akhir November 2026. Dengan demikian, Pemprov Jateng Percepat Verval Gerai KDKMP tidak hanya soal administrasi, tetapi juga peningkatan kualitas pengelola.

Percepatan verval gerai KDKMP menjadi fondasi penting bagi penguatan ekonomi desa. Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjadi motor penggerak perekonomian lokal, menyediakan kebutuhan pokok, serta meningkatkan kesejahteraan anggota. Melalui verval yang akurat, pemerintah dapat memastikan bahwa setiap gerai benar-benar siap operasional dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Baca juga:

Ke depan, Pemprov Jateng Percepat Verval Gerai KDKMP akan terus memantau dan mendampingi daerah-daerah yang masih tertinggal. Kolaborasi lintas sektor dan komitmen kuat dari semua pihak menjadi modal utama dalam mewujudkan koperasi desa yang profesional, transparan, dan berdaya saing. Dengan capaian 61,67 persen, optimisme bahwa seluruh target verval dapat terpenuhi tepat waktu semakin tinggi.

Sebagai kesimpulan, percepatan verval gerai KDKMP di Jawa Tengah menunjukkan komitmen nyata pemerintah dalam menyiapkan koperasi desa yang siap beroperasi. Dukungan SDM melalui pelatihan dan sertifikasi, serta pengawasan ketat dari BPKP/APIP, menjadi jaminan tata kelola yang baik. Keberhasilan ini diharapkan tidak hanya menjadi tolok ukur nasional, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan.

Mungkin Anda Suka