Olahraga

Lionel Messi Akuisisi CD Eldense, Proyek Besar di Balik Manuver Juragan Klub

Lionel Messi Akuisisi CD Eldense, Proyek Besar di Balik Manuver Juragan Klub
Lionel Messi Akuisisi CD Eldense, Proyek Besar di Balik Manuver Juragan Klub

Realita.ID – Dunia sepak bola kembali dihebohkan oleh manuver bisnis Lionel Messi. Megabintang asal Argentina itu resmi mengakuisisi CD Eldense, klub yang berlaga di kasta kedua Liga Spanyol atau Segunda Division. Langkah ini menjadi babak baru dalam kiprah Messi sebagai pemilik klub, setelah sebelumnya ia membeli UE Cornella pada April 2026. Akuisisi CD Eldense ini pun langsung menjadi sorotan publik sepak bola internasional karena membawa ambisi besar yang tidak sekadar investasi jangka pendek.

Pengambilalihan saham mayoritas CD Eldense dilakukan dari Grupo TH, sebuah kelompok investasi asal Kolombia. Pergantian kepemilikan ini tercatat sebagai perubahan ketiga dalam kurun waktu satu tahun terakhir, sebuah situasi yang sempat membayangi stabilitas klub. Namun, kehadiran Messi diyakini mampu memberikan arah baru yang lebih jelas bagi klub yang bermarkas di Nuevo Pepico Amat tersebut.

Baca juga:

Dalam pernyataan resminya, manajemen klub menyebut kedatangan Messi sebagai awal dari proyek jangka panjang. Proyek itu tidak hanya menyasar sisi olahraga, tetapi juga aspek kelembagaan dan sosial. “Bergabungnya salah satu tokoh paling penting dalam sejarah olahraga ke dalam dunia sepak bola profesional Spanyol sebagai pemilik CD Eldense menandai dimulainya proyek jangka panjang yang bertujuan mendorong perkembangan klub dari sisi olahraga, kelembagaan, dan sosial,” tulis pernyataan klub.

Menariknya, perubahan kepemilikan ini bertepatan dengan sorotan tajam terhadap performa tim. CD Eldense belum meraih satu pun kemenangan dari empat pertandingan awal musim, yang berujung pada pemecatan pelatih kepala Claudio Barragan. Namun, tak lama setelah kabar akuisisi mencuat, klub justru mencatat hasil positif dengan kemenangan telak 4-1 atas Real Oviedo pada Sabtu (3/10) dini hari WIB. Hasil tersebut menjadi awal yang manis di era kepemimpinan baru.

Kabar terbaru menyebutkan bahwa kursi presiden klub kini diisi oleh Pablo Garcia Montanes. Ia dikabarkan memiliki keterkaitan dengan klub Spanyol lain milik Messi, UE Cornella, di mana ia sebelumnya menjabat sebagai bagian dari dewan klub tersebut. Pablo juga tercatat sebagai sekretaris di Andorra Banc Agricol Reig, S.A. (Andbank). Kehadirannya di tribun kehormatan saat laga melawan Real Oviedo semakin menguatkan indikasi bahwa ia adalah figur yang dipersiapkan memimpin CD Eldense.

Baca juga:

Langkah Messi memiliki dua klub di Spanyol turut memunculkan pembahasan mengenai aturan kepemilikan multi-klub. Saat ini, CD Eldense dan UE Cornella berada pada tingkat kompetisi yang berbeda, sehingga belum menimbulkan persoalan regulasi secara langsung. Namun, situasi bisa menjadi rumit apabila kedua klub suatu saat berada di divisi yang sama. Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) kemungkinan besar tidak akan mengizinkan dua klub dengan pemegang saham mayoritas yang sama berkompetisi di divisi yang sama.

Ekspansi Messi di dunia kepemilikan klub sebenarnya bukan hal baru. Selain dua klub di Spanyol, ia juga tercatat memiliki saham di Deportivo LSM, klub asal Uruguay, bersama rekan setimnya di Inter Miami, Luis Suarez. Dengan bertambahnya CD Eldense ke dalam portofolionya, Messi perlahan menunjukkan bahwa aktivitasnya di sepak bola tidak berhenti setelah karier sebagai pemain memasuki fase berbeda.

Nama besar Messi tentu menjadi daya tarik komersial yang luar biasa bagi CD Eldense. Potensi peningkatan pendapatan dari sponsor, penjualan merchandise, dan eksposur media menjadi keuntungan jangka pendek yang nyaris pasti didapat klub. Namun, keberhasilan sebuah klub tetap akan ditentukan oleh pengelolaan jangka panjang, struktur organisasi yang sehat, pembinaan pemain, dan performa konsisten di lapangan.

Baca juga:

Tantangan terbesar bagi Messi dan tim manajemen barunya adalah menjaga stabilitas kepemilikan yang selama ini menjadi kelemahan klub. Dengan reputasi dan jaringan bisnis yang dimilikinya, Messi berpeluang membangun fondasi yang lebih kokoh bagi CD Eldense untuk bersaing di Segunda Division dan bahkan menembus promosi ke LaLiga di masa depan.

Ke depan, publik sepak bola akan menantikan bagaimana proyek ambisius ini berkembang. Apakah Messi mampu mengulang kesuksesan di lapangan hijau dalam perannya sebagai pemilik klub, ataukah tantangan regulasi dan manajemen akan menjadi batu sandungan. Yang jelas, kehadiran Messi telah mengubah lanskap CD Eldense dari sekadar klub kasta kedua menjadi pusat perhatian dunia sepak bola global.

Mungkin Anda Suka