Daftar Isi
Realita.ID – Program tebus murah sembako yang digelar PT Jaleca Tri Tunggal dalam rangka Hari Jadi Kota Kudus ke-477 benar-benar membawa berkah bagi warga Desa Karangbener, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Dengan hanya menebus Rp47.700, warga bisa mendapatkan paket kebutuhan pokok yang jauh lebih murah dari harga pasaran. Cuma Rp47 700 Warga Karangbener Kudus Terbantu Program Tebus Murah Sembako Hari Jadi Kudus ini menjadi bukti nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar. Sebanyak 50 paket sembako disalurkan melalui sistem voucher yang dibagikan pada Kamis (24/9/2026) pukul 09.00–10.00 WIB, lalu ditukarkan pada Minggu (27/9/2026) di lapangan parkir Kantor Pusat PT Jaleca Tri Tunggal, Jalan Lingkar Utara No. 18, Bacin, Bae, Kudus.
Mekanisme Penyaluran Bantuan
Program bertajuk “Tebus Sembako Murah, Tepo Seliro Tulung Tinulung” ini menggunakan sistem voucher. Voucher dibagikan kepada warga yang berhak, kemudian ditukarkan dengan paket sembako pada hari yang telah ditentukan, mulai pukul 07.30 hingga 12.00 WIB. Setiap paket berisi beras, minyak goreng, mie, dan teh. Harga tebus Rp47.700 dinilai sangat ringan karena nilai pasarannya jauh lebih tinggi. Kepala Desa Karangbener, Arifin, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang bertepatan dengan ulang tahun perusahaan.
Kuota Terbatas, Sasaran Utama Warga Kurang Mampu
Meskipun hanya 50 paket yang tersedia untuk Desa Karangbener, pemerintah desa memastikan bantuan tepat sasaran. Penentuan penerima diserahkan kepada masing-masing dusun karena mereka dinilai paling memahami kondisi warganya. “Karena jarak PT dengan Desa Karangbener jauh, sehingga saya hanya bisa memintakan 50 bungkus sembako tebus murah,” ujar Arifin. Paket tersebut berasal dari jatah Desa Bacin yang semula 200 paket, lalu 50 di antaranya dialihkan ke Karangbener. Wilayah sasaran CSR perusahaan meliputi Desa Bacin, Panjang, Gondangmanis, dan Purworejo.
Antusiasme dan Harapan Warga
Arifin menyebut program ini baru pertama kali diadakan oleh perusahaan rokok tersebut. Warga menyambut baik meski kuota 50 paket masih jauh dari cukup untuk seluruh penduduk desa. “Harganya miring dibanding harga normal di pasaran, jadi warga terbantu. Memang jumlahnya tidak bisa menjangkau semua masyarakat Desa Karangbener, tapi setidaknya ada warga yang terbantu dan merasakan dampaknya,” katanya. Ia berharap kegiatan serupa dapat berlanjut dengan jangkauan lebih luas. Cuma Rp47 700 Warga Karangbener Kudus Terbantu Program Tebus Murah Sembako Hari Jadi Kudus menjadi simbol gotong royong dan kepedulian sosial.
Dampak Ekonomi bagi Warga
Dengan harga tebus Rp47.700, warga bisa menghemat pengeluaran untuk kebutuhan pokok. Program ini juga membantu meringankan beban ekonomi di tengah harga pangan yang fluktuatif. Bagi perusahaan, kegiatan ini merupakan wujud komitmen etis dan kontribusi positif bagi lingkungan. Cuma Rp47 700 Warga Karangbener Kudus Terbantu Program Tebus Murah Sembako Hari Jadi Kudus diharapkan dapat menginspirasi perusahaan lain untuk turut serta dalam kegiatan sosial serupa.
Kesimpulannya, program tebus murah sembako yang digelar PT Jaleca Tri Tunggal telah memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Karangbener. Meski kuota terbatas, semangat berbagi dan kepedulian sosial patut diapresiasi. Cuma Rp47 700 Warga Karangbener Kudus Terbantu Program Tebus Murah Sembako Hari Jadi Kudus menjadi bukti bahwa sinergi antara perusahaan dan masyarakat dapat menciptakan dampak positif, terutama dalam momen bersejarah Hari Jadi Kota Kudus ke-477. Diharapkan ke depan program ini dapat diperluas agar semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya.






